Pembohong

sahoobi.comPembohong yang baik akan menatap matamu tajam-tajam dan berbicara dengan suara yang keras  dan jelas. Jangan mengharapkan manifestasi “sindroma Pinokio” dalam diri pembohong yang baik: mata berkedip-kedip, wajah memerah, suara gagap, kerongkongan tercekat, dan sebagainya.

Pembohong-pembohong terbaik adalah sosiopat, orang-orang tanpa hati nurani. Tes-tes poligraf dan voice-stress analyzer (alat-alat pelacak kebohongan) tidak berguna jika dihadapkan pada mereka. Sebaliknya, orang-orang yang emosional dan tidak bisa merekayasa masih bisa “gagal” dalam menjalani tes poligraf padahal mereka mengatakan yang benar. Kecemasan dan kemarahan bisa mengakibatkan coretan yang keliru pada grafiknya clan ditafsirkan sebagai dusta.

Menyaring calon karyawan dengan jalan menyuruh mereka menjalani tes detektor kebohongan bukanlah ide yang baik. Tes itu juga tidak efektif untuk penyelidikan-penyelidikan intern.

Beberapa orang memang dilahirkan sebagai pendusta, dengan dorongan patologis untuk menjungkirbalikkan kebenaran. Jika diberi cukup waktu, orang-gorang ini akan menguak diri mereka sendiri. Waspadailah orang-orang yang banyak omong. Sering kali ini adalah gejala pendusta bakat alam. Pendusta yang jelek akan mengulang-ulang frasa-frasa tertentu seakan-akan itu dipelajari lewat hapalan; dan kenyataannya memang begitu.

Pendusta yang baik bisa dilahirkan dengan bakat berdusta, atau bisa mengembangkan seni dusta setelah bertahun-tahun belajar, praktek, dan melakukan kerja lapangan tanpa henti dalam  berbagai situasi dan kondisi. Pada spektrum dusta, di satu sisinya ada dusta yang disiapkan dengan baik, sedangkan di sisi lainnya ada dusta spontan. Pendusta yang baik lihai dalam kedua jenis dusta itu. Ada juga berbagai derajat kebenaran dan kepalsuan. Seniman dusta tahu persis berapa banyak fakta yang harus diramu dengan fiksi. Pelajarilah para pakar dusta: para negarawan dan politisi, baik asing maupun dalam negeri, pengacara tertentu, salesman tertentu, anak-anak tertentu-mereka mengandung petunjuk mengenai gaya dan isi dusta. Periklanan juga perlu dipelajari,
bukan hanya dalam penegasan-penegasannya yang mempedayai, tetapi juga penghapusan-penghapusannya yang dilakukan dengan cerdik.

Anggaplah musuhmu selalu berdusta. Ujian apakah ia berdusta atau tidak adalah: siapa yang untung?

Menyimpan Rahasia

Segala sesuatu bocot.

Tidak seorang pun, tidak satu pun perusahaan atau pemerintah bisa menjaga rahasia. Orang-orang membuka mulut — di kereta, di dalam elevator, di warung pojok, di ruang tunggu dokter, di tempat tidur, dan dalam tidur mereka. Apa konsekuensi dari semua omongan yang ceroboh ini? Kemungkinan terungkapnya rahasia-rahasia perusahaanmu yang paling dalam — yang bisa mengorbankan banyak uang.

Rahasia ditumpahkan juga dengan cara-cara lain. Kadang-kadang rahasia perusahaan digelar secara blak-blakan bagi setiap pengunjung: di papan-papan buletin, di mesin kopi, di atas potongan-potongan kertas dalam keranjang sampah atau di atas lantai.

Kamu tidak bisa melenyapkan kebocoran secara total, tetapi ada beberapa cara untuk menekannya hingga serendah mungkin: Jangan mengatakan apa pun pada isteri, atau suami, atau kekasihmu. Satu dari setiap tiga pasangan yang menikah jaman sekarang ini akhirnya cerai. Dan tidak ada keberingasan yang mampu menandingi keberingasan seorang mantan isteri (atau suami, atau kekasih) yang bertekad untuk menuntut balas.

Jangan mengatakan apa pun pada anak-anak.

Jangan mengatakan apa pun pada siapa pun lebih dari apa yang perlu mereka ketahui. Jangan membuat kunci duplikat menuju arsip-arsip dan almari-almari besi yang sangat penting. Simpanlah
sendiri semua kunci ekstra, dalam kantongmu sendiri, dan di rumahmu sendiri.

Jangan menjalankan bisnis di tempat-tempat terbuka.

Beli dan gunakan mesin penghancur kertas yang baik; keranjang sampah tidak aman.

Jika kamu mempunyai rahasia-rahasia perusahaan yang harus kamu lindungi-rencana-rencana pemasaran, formula-formula, teknik-teknik manufaktur, daftar nama dan alamat, dan sebagainya-perintahkan karyawan-karyawanmu menandatangani kontrak kesepakatan untuk tidak mengungkapkan rahasia-rahasia itu kepada pesaingmu. Kesepakatan menjaga rahasia memang tidak bisa diperkarakan sama sekali di beberapa negara, tetapi tetap berguna sebagai penangkal. Dalam beberapa tahun terakhir ini, makin banyak jumlah majikan yang memperkarakan mantan karyawan ke pengadilan dengan tuduhan melanggar kepercayaan implisit dengan jalan menyalahgunakan informasi rahasia. Yang penting dalam kasus-kasus ini adalah bahwa majikan harus menyeret si mantan karyawan ke meja hijau, dan dengan publisitas seluas mungkin, sehingga pencurian potensial lain atas rahasia-rahasia perusahaan bisa ditangkal.

Carilah sebuah almari besi dengan nomor kombinasi yang bisa diubah-ubah. Jangan menggunakan tanggal ulang tahunmu, atau tanggal ulang tahun orang lain yang dekat denganmu, sebagai nomor kombinasi. Juga jangan menggunakan angka ukuran-ukuran vital Dolly Parton. Sering-seringlah mengubah kombinasi, tetapi secara tidak terduga dan acak-acakan.

Jangan memberikan informasi terlalu banyak pada orang luar dengan siapa kamu menjalin bisnis. Setiap orang suka bergosip, dan sekalipun orang-orang yang kamu ajak menjalin bisnis mungkin tidak memiliki informasi yang kritis, para pesaing yang cerdik –persis seperti ahli paleontologi– bisa menyatukan kembali sebuah rahasia besar dari serpih-serpih yang cerai-berai.

Awasi orang-orang yang memasuki temptat bisnismu untuk memenuhi panggilan jasa atau perawatan, atau untuk menghantarkan barang. Ini adalah metode penetrasi klasik, dan musuh-musuhmu akan berusaha menggunakannya.

Jika rahasia-rahasia perusahaanmu dibocorkan secara reguler dan sistematis, dan kamu belum berhasil mengungkap sumbernya, mungkin kamu membutuhkan detektif swasta untuk menyelidiki hal itu. Jangan  mengatakan apa-apa mengenai kecurigaanmu; kamu akan memberi waktu pada si mata-mata untuk mengambil langkah-langkah tandingan. Tutup mulutmu, dan pergilah langsung ke detektif terbaik yang bisa kau temukan. Mereka akan menyadap kantor-kantormu, membantumu membangun sebuah lingkungan kedap intrusi, melacak para pengkhianat dalam perusahaanmu (jika ada), dan menguak musuh-musuh  luarmu. Mungkin itu membutuhkan waktu dan uang, tetapi kamu berada dalam suasana perang.

Tentu saja kamu bisa memilih membiarkan para mata-mata musuh melanjutkan spionase mereka dan menyuapkan informasi palsu pada mereka. Dan satu hal lagi: Jika salah seorang tangan kananmu mengendalikan jaringan mata-matamu sendiri, pastikan agar intelijensia yang ia sampaikan padamu tidak dia manfaatkan untuk menggerakkan proyek-proyek sampingannya sendiri, apa pun caranya.

Yuk komen
Mohon disebarkan...