Bimbingan Machiavellis Bagi Bisnis Modern

Bagian 3

Sasaran

sahoobi.comJika kamu tidak tahu ke mana kamu berjalan, kamu tidak akan sampai ke sana, atau ke tempat mana pun. Tetapi ungkapan ini dicamkan benar hanya oleh segelintir orang. ] ika kamu membiarkan masa depanmu di tangan nasib, kemungkinan sangat besar hal itu akan mengarah pada kekacauan dan mala petaka. Tanpa pengarahan, organisasi akan terjerembab ke dalam kekacauan dan anarki-dan kegagalan.

Kediktatoran adalah satu-satunya pemerintahan organisasi yang efektif secara total. Tidak ada patung-patung komite di taman-taman umum.

Ini berarti bahwa kediktatoran yang terdiri dari satu orang penguasa -yaitu kamu- dibutuhkan untuk menjadikan organisasi efektif Semangat sukarela, klik-klik, beraneka kepribadian, interaksi sosial yang bahagia di antara para bawahan, semua itu  tidak mampu. Komite-komite juga tidak mampu.

Sejak awal mula, sasaran objektif pribadi kamu aclalah menguasai, menapak ke puncak, menuju kendali total. Artinya, sasaranmu aclalah kekuasaan. lni juga sasaran organisasi yang kamu kelola: kendali total, dominasi total.

Untuk mencapai sasaran ini, tergantung pada kamu untuk mengevaluasi berbagai masalah dan risiko serta kesempatan yang ada dan kemudian merancang strategi untuk memecahkan masalah itu, menekan risiko seminim mungkin, dan meraih kesempatan.

Kamu harus menggelar rencana di hadapan para bawahanmu dan menetapkan tugas-tugas: siapa mengerjakan apa, kapan, dan di mana dan dengan urut-urutan bagaimana dan dengan apa; lengkap dengan batas waktu akhir.

Meskipun begitu, jadwal yang kamu gariskan jangan kaku. Jadwal akan sering dimodifikasikan sesuai dengan perubahan-perubahan sumber daya organisasimu dan dengan keberhasilan-keberhasilan serta kegagalan-kegagalanmu. Jadwal juga akan berubah sesuai dengan geliat kekuatan lawanmu dan surut-naiknya gelombang pasang perjuangan. Kamu tidak akan pernah kecewa jika kamu tidak mengharapkan bantuan dari musuh-musuhmu. Kamu berada di medan perang. Kamu harus merencanakan menjatuhkan pihak sana terlebih dulu, dan menuntaskan
rencana itu.

Menang bukan sasaran yang terbaik; menang adalah satu-satunya sasaran. Kalau tidak, tidak seorang pun akan menjaga skor. Untuk memenangkan perang, kamu harus memegang kendali. Kamu harus menetapkan sasaran-sasaran organisasi, menetapkan rantai komando, menetapkan kebijaksanaan-kebijaksanaan, menetapkan kisi-kisi kendali, mendelegasikan tugas-tugas, mengevaluasi unjuk kerja, membuat penyesuaian, dan beraksi lagi. Pendek kata, kamu harus mengelola.

Yuk komen
Mohon disebarkan...