Optimasi Link Wireless dengan Pemilihan Antenna

 

Ketika akan membangun sebuah link wireless terkadang kita menemui kendala dimana tx (transmit) dan rx (receive) tidak mendapatkan sinyal yang seimbang. Hal ini tentu akan mempengaruhi kualitas link wireless yang dibangun. Ada kalanya di sisi Client mendapatkan sinyal bagus dari AP (fullbar), namun tidak dapat melakukan browsing, hasil PING yang tidak baik atau indikator lain yang menunjukkan kualitas jaringan yang buruk.

Biasanya kendala tersebut terjadi akibat daya pancar pada salah satu perangkat yang kecil. Perlu diingat, bahwa komunikasi jaringan itu berlaku dua arah. Misalnya di sisi Station menggunakan perangkat yang daya pancar nya kecil, sehingga station tidak dapat mengirimkan data ke arah AP dengan baik. AP juga tidak dapat menidentfikasi data dari Station sebab sinyal yang diterima AP berada di bawah rx-sensivity. Kondisi ini sering muncul pada jaringan wirelessLAN, dimana laptop atau HP sebagai Client

Solusi yang biasanya diterapkan adalah dengan menaikkan power wireless card pada AP. Misal yang sebelumnya menggunakan MiniPCI R52H (350mW), kemudian ganti dengan MiniPCI R5SHPn (800 mW). Langkah ini tidak salah, namun terkadang tidak memberikan hasil maksimal. Menaikkan tx-power wireless card hanya akan menaikkan tx-power AP, namun tidak memperbaiki rx-signal nya.

Jika ini dilakukan di sisi Client / Station, mungkin akan cukup efektif, sehingga rx-signal di sisi AP akan lebih baik. Namun bagaimana jika sisi Station tidak dapat diganti / custom seperti halnya pada Laptop atau HP? Solusi lain yang bisa dilakukan adalah kita bisa mengganti antenna dengan gain yang lebih besar di sisi AP.

Percobaan sederhana kami lakukan untuk simulasi kondisi tersebut. Percobaan dilakukan dengan membuat link wireless point-to-point 2 radio menggunakan gain antenna yang berbeda. Percobaan ini difokuskan untuk melihat efek yang ditimbulkan jika di sisi AP menggunakan gain antenna lebih besar dari sebelumnya.

Kondisi I
Pada kondisi awal, kedua sisi menggunakan antenna gain 7dBi pada jarak 30m dengan kondisi banyak penghalang. Signal-Strength yang didapat dari link tidak bagus dan sering Loss Connection.
Kondisi II
Pada kondisi II, antenna pada sisi AP diganti dengan gain yang lebih besar menjadi 9dBi. Hasilnya selain tx-signal-strength meningkat, rx-signal-strength juga ikut terkoreksi dan menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

Hasil ini sebenarnya berkaitan dengan perhitungan link budget. Secara teoritis dapat dilakukan dengan aplikasi Link Possibility Calculator. Hal ini juga pernah kami bahas pada video 10 Kesalahan Pemasangan Wireless.
Sumber:
  • http://www.mikrotik.co.id
Yuk komen
Mohon disebarkan...